Angin Kencang Hantam Muara Enim, Pohon Roboh Hingga Atap Rumah Melayang

Sumsel hari ini.id – Musibah Kota Muara Enim, ibu kota Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumsel kali ini dihantam angin kencang (angin puting beliung) dan hujan lebat, pada Rabu Malam (24/10/2024).

Akibag Angin puting beliung menghantam kota Muara Enim berbarengan dengan terjadinya hujan lebat. Jaringan listrik mati total kurang lebih 8 jam, karena beberapa tiang patah dan jaringan putus tertimpa pohon.

Bahkan beberapa ruas jalan ditutup terpaksa ditutup sementara akibat badan jalan tertimpa pohon, seperti di Jl MT Haryono, Kelurahan Pasar III, Jalan Bambang Utoyo, dan beberapa jalan lainnya Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumsel.

Dari pantauan dan pengamatan di lapangan Sumsel hari ini.id hujan badai yang disertai angin kencang puting beliung yang melanda Kota Muara Enim dan sekitarnya, sekitar pukul 19.30 WIB.

Plt. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Muara Enim, Saprioma mengatakan, musibah angin puting beliung di kota Muara Enim termasuk yang paling parah.

Akibat kejadian ini, dari informasi sementara yang masuk puluhan rumah rusak terutama bagian atapnya, beberapa fasilitas umum rusak seperti tiang listrik dan jaringannya serta rumah dinas dan sekolah. Bahkan sedikitnya tiga mobil sempat tertimpa pohon.

“Kita sudah berupaya melakukan evakuasi dari semalam, namun karena hujan lebat dan PLN mati evakuasi memang sedikit menemui kesulitan, dan pagi ini kita lanjutkan proses evakuasi tersebut. Untunglah tidak ada korban jiwa hanya kerugian material,” katanya.

Saat ini, lanjut Saprioma, pihaknya bersama instansi terkait fokus melakukan evakuasi dan pembersihan pohon-pohon yang tumbang menutupi jalan dan rumah serta fasilitas umum. Untuk data pasti belum ada karena petugas masih melakukan inventaris berapa banyak yang terkena dampak dari musibah angin puting beliung tersebut.

Sementara itu, Ardi Warga Muara Enim berharap kepada Pemkab Muara Enim dan pihak terkait lainnya, untuk segera mengambil inisiatif atau solusi terkait pohon-pohon besar yang ada didalam Kota Muara Enim, agar tidak terjadi banyaknya pohon tumbang yang dikhawatirkan bisa memakan korban.

Meskipun tujuannya agar terlihat rindang dan asri oleh pohon besar, tetapi setidaknya tidak akan membahayakan masyarakat pengguna jalan saat terjadi hujan lebat disertai angin seperti ini.

“Kita sebagai masyarakat berharap, agar segera dicarikan solusi bagaimana mengatasi banyaknya pohon besar yang sudah tua yang dikhawatirkan akan tumbang saat hujan lebat disertai angin. Agar tidak memakan korban dan merusak fasilitas umum nantinya,” harapnya.(ndi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *