Berikut OTT KPK RI , Januari Hingga Awal Juli Terbaru 2026

Jakarta – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang gencar dilakukan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI), harusnya menjadi contoh dan pelajaran bagi setiap kepala daerah dan Pejabat lain di Indonesia. Soalnya, Kepala Daerah dan pejabat tentu dituntut untuk bekerja keras, membangun dan mensejahterakan masyarakat di daerahnya.

Berikut sembilan kepala daerah yang terjaring OTT KPK selama Januari hingga awal Juli 2026 :

Wali Kota Madiun, Maidi Pada Senin, 19 Januari 2026, KPK menangkap Wali Kota Madiun, Maidi dalam OTT di Madiun

Dalam kurun waktu 1 x 24 jam, KPK menetapkan Maidi sebagai tersangka atas kasus pemerasan dengan modus fee proyek dan dana corporate social responsibility (CSR) serta penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun.

Bupati Pati, Sudewo. Dalam hari yang sama dengan Maidi, KPK juga menangkap Bupati Pati, Sudewo dalam operasi senyap. Usai diperiksa lebih lanjut, KPK menetapkan Sudewo sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Kabupaten Pati pada Selasa (20/1/2026).

Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, Pada Selasa, 3 Maret 2026, KPK menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT di Pekalongan.

Fadia Arafiq sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa outsourcing di lingkungan Pemkab Pekalongan pada Rabu (4/3/2026).

Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari Pada Senin, 9 Maret 2026, Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari ditangkap dalam rangkaian OTT KPK di daerah tersebut

Dalam kurun waktu 1 X 24 jam, KPK menetapkan Muhammad Fikri Thobari sebagai tersangka kasus suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Bengkulu pada Rabu (11/3/2026).

Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rahman Pada Jumat, 13 Maret 2026, KPK menangkap Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rahman dan sejumlah pihak dalam OTT di wilayah tersebut.

Usai diperiksa, KPK menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan pemerasan untuk uang tunjangan hari raya (THR) Idul Fitri 2026 pada Sabtu (14/3/2026).

Keduanya adalah Bupati Cilacap Syamsul Auliya dan Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap Sadmoko Danardono.

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo Pada Jumat, 10 April 2026, Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo dan sejumlah pihak ditangkap dalam OTT di wilayah tersebut.

Dari OTT tersebut, KPK menetapkan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dan ajudannya Dwi Yoga Ambal sebagai tersangka terkait kasus pemerasan di lingkungan Pemkab Tulungagung pada Sabtu (11/4/2026).

Bupati Muara Enim, Edison Pada Senin, (8/6/2026), KPK menangkap Bupati Muara Enim, Edison dan sejumlah pihak dalam operasi senyapnya.

Usai diperiksa, KPK menetapkan Edison sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengadaan barang di Pemkab Muara, dan kasus dugaan pemberian suap atas temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Bupati Kuansing l, Suhardiman Amby. Pada Selasa, (30/6/2026), KPK menetapkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby sebagai tersangka dugaan suap terkait jabatan Sekda usai terjaring OTT pada Senin (29/6/2026).

Bupati Langkat Syah Afandin, Terbaru, pada Kamis (2/7/2026), KPK menangkap Bupati Langkat Syah Afandin dalam OTT.

Usai diperiksa secara intensif, KPK menetapkan Bupati Langkat Syah Afandin sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap proyek di lingkungan Pemkab Langkat, pada Jumat (3/7/2026) malam.

Selain Syah Afandin, KPK juga menetapkan Yaqub Abdhal Al Mu’arif selaku pihak swasta sekaligus Tim Sukses Syah Afandin pada Pilkada 2024.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *