Sumsel hari ini.id – Camat Ujan Mas, Hasman Hadi S.Ip membantah adanya kongkalingkong ataupun adanya permainan Dana Anggran Pilkades Di wilayah Kecamatan Ujanmas.
“Apa yang diberitakan itu tidak benar, kerena jelas jelas anggaran pilkades dianggarkan oleh Dinas Pemdes dan dicairkan langsung ke rekening panitia pilkades, jadi kecamatan tidak terlibat sama sekali dengan penggunaan dana tersebut,” tegasnya, pada media ini, senin (16/10/2023). .
Hasman menabahakan, kegiatan Pilkades di Desa Ujanmas Ulu hanya dianggarkan 4 tps oleh Dinas Pemedes. Namun karena mata pilihnya lebih dari 2 ribu orang, maka sesuai arahan dari Dinas Pemdes agar supaya ditambah satu TPS lagi dan menjadi Lima TPS. Jadi panitia harus menutup dulu pendanaan satu TPS yang nanti akan dianggarkan oleh Dinas Pemdes di Angaran Belanja Tambahan (ABT).
“Terkait pernyataan Ketua Panitia Pelaksana Haslan itu mengatakan, panitia yang belum menerima Honor ia kurang tahu kemungkinan juga biaya honor terpakai karena adanya penambahan TPS. Jadi dugaan tersebut tidak benar,” tambahnya.
Sebelumnya Proses Pilkades di Desa Ujanmas ulu pada pelaksanaan pilkades serentak sekabupaten Muara Enim pada Sabtu (14/10) di muat di berbagai media online yang menyatakan ,Hasil pantauan para awak media di lapangan, pada salah satu wilayah yang berada di Desa Ujan Mas Ulu Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumsel diduga terdapat kejanggalan.
Pasalnya dari jumlah Rencana Anggaran Biaya (RAB) dalam pelaksanaan Pilkades di Desa Ujan Mas Ulu diduga yang dianggarkan sebesar Rp 102.710.000 ini untuk 4 Tempat Pemungutan Suara (TPS) tapi malah dilapangan menjadi 5 TPS.
Hal tersebut dibenarkan oleh Aslanudin selaku Ketua Tim Pilkades Ujan Mas Ulu saat ditanya oleh awak media.
“Iya emang benar sejumlah itu anggarannya untuk 4 TPS tapi teknis di lapangan di buat menjadi 5 TPS sisanya ditambahkan pada ABT 2023 dan kami pun belum menerima gaji atau honor panitia dari pilkades ini,” ungkap.(candra)



