Cegah Karhutla, Pemkab Muara Enim dan Forkominda Gelar Apel Kesiapsiagaan

SHI.ID|MUARA ENIM – Dalam rangka mengantisipasi terjadinya Kebakaran Lahan Hutan (Kartutla) tahun 2022. Pemkab Muara Enim bersama Forkominda gelar Apel Kesiap Siagaan Personil dan Peralatan menghadapi Karhutla tahun 2022. Selasa, (19/7/022).

Dalam pantauan di lapangan kegiatan Apel Kesiap siagaan Personil dan Peralatan Menghadapi Karhutla Tahun 2022 tersebut di pusatkan bertempat di Halaman Pemkab Muara Enim dengan selaku Pimpinan Apel di lakukan oleh Pj Bupati Muara Enim Kurniawan, AP., M.SI. sementara Komandan Apel yaitu Pasi Ops dari Kodim 0404 Muara Enim Kapten Inf Akhri Jawandi.

Bacaan Lainnya

Serta turut hadir dalam apel Gelar Pasukan tersebut Ketua DPRD Kab. Muara Enim Liono Basuki, B.Sc, Dandim 0404/Muara Enim Letkol Arh Rimba Anwar, S.I.P., M.I.P, Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto,S.IK, M.SI, Kepala Kejaksaan Negeri Muara Enim Irfan Wibowo, S.H, Ketua Pengadilan Negeri Muara Enim Bpk. Elvin Adrian, S.H., M.H, Pj Seketaris Daerah Muara Enim H. Riswandar, S.H., M.H dab Seluruh Staf Ahli, Asisten serta Kepala OPD Muara Enim.

Dalam sambutanya, Pj Bupati Muara Enim Kurniawan mangatakan, sebanyak di 8 kecamatan di Kabupaten Muara Enim terdiri Kecamatan Gelumbang, Muara Belida, Sungai Rotan, Lembak, Belida Darat, Lubai, Kelekar dan Gunung Megang berpotensi dapat terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan hutan (Karhutlah).

Untuk itu, Kurniawan menegaskan, meminta agar kepada pihak-pihak terkait dapat selalu intensif memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk diingatkan agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Karena sesuai hukum berlaku, bagi masyarakat kedapatan membakar hutan akan diberikan sanksi tegas sesuai hukum berlaku ,” tegasnya Pj Bupati Muara Enim Kurniawan.,AP.,M.Si saat menjadi inspektur upacara pada Apel Kesiapsiagaan Personel dan Peralatan Menghadapi Bencana Karhutlah tahun 2022 yang digelar di Halaman Pemkab. Muara Enim.

Lanjutnya, Kurniawan meminta, agar Satgas Karhutal juga dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk menangani dan menanggulangi bencana karhutlah. Selain itu, dirinya juga memastikan, mengerahkan seluruh sumberdaya yang ada untuk penanggulangan dan penanganan baik personil maupun peralatan yang diperlukan, dari tingkat kecamatan dan desa termasuk camat, lurah, kepala desa, Kapolsek, Danramil, Babinsa, Babin Kamtibmas dan relawan.

“Dengan upaya konkret tersebut, saya harap upaya penanggulangan Karhutlah di kabupaten Muara Enim dapat ditangani secara komprehensif, multisektor, terpadu dan terkoordinasi antar semua pihak,” pungkasnya.(deri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *