SHI.ID|MUARA ENIM – Ratusan masa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Muara Enim Menggugat melakukan aksi di depan Gedung DPRD Muara Enim senin (29/8) .
Aksi ini masa yang tergabung dalam berbagai elemen masyarakat Muara Enim. Dalam aksinya masa menolak atas kehendak DPRD dlam pengisian jabatan Wakil Bupati priode 2018-2023 .
Kordinasi Aksi Endang S Parmono dalam orasinya mengatakan, pihaknya mewakili suara masyarakat yang tergabung dalam masyarakat Muara Enim menggugat yang di motori oleh ormas Projo dan Ormas GASS serta perwakilan elemen masyarakat lainnya meminta pada pihak legeslatif untuk tidak mengotot untuk melakukan pemilihan Wakil Bupati untuk mengisi kekosongan Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim Masa Bakti 2018-2023 .
“Kami harap Anggota DPRD Muara Eni jangan Ngotot dan Terkesan Memakskan diri tanpa adanya Kajian hukum dan aspirasi masyarakat Muara Enim. Apa bila aspirasi kami ini tidak di dengar dan masih memaksakan diri maka kami akan melaksanakan aksi yang lebih besar lagi, kami akan mendatangkan ribuan masa ke gedung rakyat ini,” ujarnya.
Endang juga mengatakan, bahwa aksi ini bukan saja dilaksanakan ditingkat kabupaten. Dalam waktu dekat juga akan melaksanakan aksi penolakan di Kantor Guburnur Sumatera Selatan dan Kementerian dalam negeri Jakarta yang akan dilaksanakan pada hari Rabu akan datang.
“Kami tidak menerima dialog dan mediasi berbentuk apapun karena kami menolak tanpa ada tawar menawar tegas Endang,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Muaŕa Enim Liono Basuki dalam sambuatanya pada saat menerima aksi mengatakan, akan membawa aspirasi ini ke forum rapat dewan.
“Kami mengajak masyarakat untuk dapat menghormati regulasi dan aturan yang berlaku. Kami akan menerima masukan dan kritik masyakat ujar Ketua DPRD Muara Enim,” ucapnya .(andi candra)



