Diduga Rem Blong, Dump Truk Tabrak Beruntun Mobil Di Muara Enim

Oplus_131072

Sumsel hari ini.id – Terjadi tabrakan beruntun di Jalan Jendral Sudirman Muara Enim, tepatnya tak jauh dari pintu perlintasan rel Kereta Api (KA) depan Tugu Pertamina Muara Enim, pada Minggu (13/10/2024) sekitar pukul 11.15 wib.

Akibat kejadian ini, kemacetan dijalan ini tak terelakan lagi, namun pihak sat lantas bergerak cepat mengurai kemacetan. Dimana, ada 6 kendaraan yang rusak dibagian depan dan belakang akibat tabrakan beruntun. Sehingga, kejadian ini sempat viral di medsos.

Diketahui kronologis tabarakan beruntun ini berawal dari sebuah dump truk dengan Nopol BG 8253 EH, yang dikemudikan Aan Senadi (30), Warga Desa Panang Jaya, Gunung Megang, Muara Enim.

Ia diduga mengalami rem blong sehingga menabrak kendaraan lain didepannya. Meski tidak ada korban jiwa namun dipastikan kerugian ratusan juta rupiah. Ada pun enam kendaraan yang terlibat tersebut adalah mobil Dump Truck BG 8253 EH yang dikemudikan oleh Aan Senadi (30) warga Desa Panang Jaya, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim bersama penumpangnya Naufal Ammar Alfariz (25) warga Kelurahan Rejosari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.

Hal ini dibenarkan oleh Kasat Lantas Muara Enim AKP Trifonia Situmorang S.I.K,M.Si melalui Kanit Laka Iptu Al hafiiz mengatakan, benar terjadi tabrakan beruntun yang diduga ada masalah dengan pengereman (rem blong), sehingga kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan tidak terhindarkan.

“Disana ada palang KA disaat ada antrian kendaraan yang terlibat tersebut, ditambah karena posisi tikungan kemudian kendaraan yang menabrak sedang memiliki muatan, jadi pada saat kejadian sopir itu udah melakukan upaya pengereman, namun karena ada beban muatan terjadi gaya dorong sehingga menabrak kendaraan didepanya,” ujarnya, pada media ini, Senin (14/10/2024).

Untuk penangkapan pada sopir dan kendaraan?. Kata dia, saat ini kedua belah pihak telah melakukan mediasi dan menyepakati melakukan ganti rugi terhadap kendaraan yang ditabrak dan disepakati untuk penyelesaian.

Penyelesaiannya, kata dia, pihak mobil dump truk itu bertanggung jawab secara penuh. Saat ini kendaraan yang ditabrak tersebut sudah di bawa ke bengkel dan sudah membuat pernyataan.

“Iya saat ini mereka sudah melakukan mediasi perdamaian antara kedua belah pihak untuk menyelesaikan pertanggung jawaban,” tururnya.

Ini karena sopir itu sendiri, jadi bisa dikatakan human error, sama faktor kendaraan, faktor lokasi tepat ditikungan juga bisa itu penyebabnya.(ndi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *