Harga Duku Anjlok, Petani Enggan Petik Buah Dukunya

Sumsel hari ini.id – Siapa yang tak kenal buah duku Kabupaten Muara Enim rasanya yang sangat manis. Buah Duku adalah jenis buah musiman yang sangat banyak digemari banyak orang. Meski begitu, tahun ini harga buah duku terus anjlok.

Bahkan, akibat anjloknya nilai juah buah duku, malah sebagian petani enggan menjaga dan membiarkan buah duku dipohon sampai runtuh berserakan dibawah pohonnya.

Salah satu Petani Duku, Okta Desa Kepur Kecamatan Muara Enim mengatakan, harga buah duku saat ini ditingkat petani hanya Rp 2.500 per kilogram.

Padahal sebelumnya pada bulan Pebruari harga 2024, harga buah duku masih Rp 6.000 hingga Rp 7.000 per kilogram bahkan harga yang jatuh dari pohon akibat masak di beri harga Rp 1.000 Perkilogram .

“Dalam satu pekan ini buah duku hanya dihargai Rp 2.500 per kilogram bahkan tidak ada yang beli di akibat kan seluruh daerah penghasil buah duku panen semuanya,” ujarnya, Sabtu (23/3/2024).

Menurutnya, harga tersebut tidak sebanding dengan jerih payah dan perawatan yang mereka lakukan selama ini. Karena banyak para petani enggan melakukan pemanenan karena dinilai tidak balik modal.

“Sekarang banyak petani itu males mau ngunduh duku, karena nggak balik modal cuma dihargai Rp 2.000 saja. Itu pun kalau laku,” ucapnya.

Belum lagi dihitung biaya tambahan yang harus dikeluarkan karena menggunakan jasa upah petik.

Dijelaskannya, jika menggunakan jasa upah petik, buah duku yang dihasilkan itu harus dibagi dua saat berada di bawah pohon.

Setelah itu untuk membawa buah duku dari bawah pohon ke pengepul mereka harus memikulnya masing-masing.

“Artinya kalau kita menggunakan jasa pemetik, pemilik pohon hanya memperoleh Rp 1.000 per kilogram atau belum uang makan pemetik bisa jadi 1.300 perkilogram jadi kita hanya mendapatkan sisa uang Rp 1.200 bersih perkilogram dan banyak pemborongan atau pengepul duku rugi ,” pungkasnya.(Agustiawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *