SHI.ID|MUARA ENIM – Pengumuman tiga besar hasil seleksi lelang Jabatan Sekretarasi Daerah (Sekda) sudah diumumkan oleh Panita Seleksi (Pansel). Setelah itu, bagaimana proses selanjutnya?.
Ini penjelasan singkat pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Muara Enim.
Dalam kesempatan itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Muara Enim Harson Sunardi S.AP, M.Si yang berhasil dijumpai sumselhariini.id, disela-sela kesibukanya, menjawab terkait tahapan proses jabatan sekda defenitif tentu diperlukan proses.
“Saya sebentar lagi mau menghadap pak Bupati. Kalau terkait, sekda saat ini sedang proses. Kemarin baru diumumkan oleh Pansel,” ujar Harson, Selasa (5/4/2022).
Lalu, Harson menjelaskan, saat ini tiga nama sudah diumumkan panitia pansel. Itu merupakan hasil dari panitia pansel yang mengerucutkan tiga nama calon sekda Muara Enim, yang akan diajukan ke KASN oleh Bupati sebagai laporan, bahwa seleksi lelang jabatan sekda sudah selesai dan menghasilkan tiga nama ASN terbaik.
Setelah dilaporkan ke KASN, maka Bupati akan mengusulkan satu nama calon Sekda yang akan diajukan ke Gubernur Sumsel H Herman Deru SH. Dari satu nama itu, maka setelah disetujui gubernur baru diproses selanjutnya.
“Ya begitu prosesnya. Jadi, bupati mengajukan satu nama. Lalu, Setelah disetujui oleh Gubenur satu nama itu. Maka, baru diproses lagi. Satu nama yang disetujui itu akan diajukan ke Kemendagri,” bebernya.
Setelah itu selesai semua dan kembali turun, maka yang bersangkutan sebagai calon sekda tidak ada istilah pengumuman siapa nama sekdanya lagi, tetapi nanti langsung turun SK dan dilantik oleh Bupati dan menggunakan SK Bupati.
“Itulah prosesnya dek, tetapi soal berapa lama rentang waktu itu, itu tergantung prosesnya. Kita tidak bisa prediksi. Mudah-mudahan secepatnya ya,” tukas Harson.
Sementara itu, Aktivis K – Maki Muara Enim, Drs Muklhis sebelumnya telah meminta, agar proses jabatan sekda untuk segera diproses dan dilantik. Karena jabatan sekda defenitif sudah lama kosong.
“Siapa pun pejabat yang akan duduki jabatan sekda defenitif. Tentu, seorang ASN dan putra terbaik di Kabupaten Muara Enim,” tandasnya.(ndi)



