Memperihatinkan!, Rehab Baru 1 Tahunan, Lantai Keramik Sudah Terlepas dan Kusen Ada Yang Rapuh

Tampak lantak kramik yang sudah mulai terlepas di salah satu ruang kelas yang di rehab di SMPN 2 Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muara Enim, Sumsel.

Sumsel Hari ini.id – Kondisi salah satu pekerjaan Proyek Rehab Ruang Kelas di SMPN 2 Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muara Enim, Sumsel melalui dana APBD 2024 (DAK), saat ini sudah sangat memperihatinkan.

Soalnya, dari pantauan media dilapangan, pada Kamis lalu (30/7/2025). Hasil pekerjaan proyek Rehab SMPN 2 Empat Petulai Dangku tampak lantai keramik sudah mulai terlepas dan salah satu kusen mulai rapuh.

“Bangunan ini jelas patut dipertanyakan dari mutu dan kualitas pengerjaannya. Saya lihat itu keramik di salah satu ruangan kelas sudah ada yang terlepas beberapa meter,” ujar salah satu Kontrol Sosial Muara Enim, Dirmanto.

Oleh karena itu, kata Dirmanto, tampak visual dari bangunan proyek ini bisa dinilai sendiri oleh siapa pun yang melihatnya. Apalagi, baru berumur satu tahunan, tetapi keramik lantai sudah ada terlepas berapa meter, belum ditambah ada kusen jendela yang sudah mulai rapuh.

“Dana yang dikeluarkan Pemkab Muara Enim untuk merehab sekolah ini tidak main-main, sudah mencapai miliaran rupiah. Semestinya mutu dan kualitas sangat baik meskipun ini rehab,” cetus Dirmanto.

Dirmanto berharap, Bupati dapat melihat langsung hasil proyek ini, apalagi lokasi sekolah tidak jauh dari tempat asal daerah Bupati saat ini. Sangat disayangkan jika Bupati tidak memperhatikan hal semacam ini. Sebab, informasi dari masyarakat dan kontrol sosial seperti ini, tentu untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Muara Enim lebih baik lagi.

Lebih lanjut kata Dirmanto, ia juga akan membuat laporan ke pihak APH dengan sesuai fakta dan kenyataan dilapangan. “Saya akan segera membuat laporan pengaduan terkait bangunan rehab sekolah ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim, Drs H Rusdi Hairullah saat di konfirmasi via nomor WhatsApp +62 821-13**-9**0, centang satu, tidak ada respon.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *