Sumsel hari ini.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa membuka Sosialisasi Mbiz Market dan Toko Daring yang dihelat di Ruang Rapat Serasan Sekundang, Rabu (25/6/2025).
Kepala Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Muara Enim, Sony Prihartono mengatakan, dalam program Mbiz Market ini salah satu pengadaan melalui elektronik, jadi market ini memang dari swasta, tetapi sudah mendapatkan izin dari LKPP, jadi untuk mempermudah UMKM dalam menjual produknya ke dalam lingkup pemerintahan dengan katalog original itu produk dari LKPP.
“Tetapi kalau di katalog original yang bisa mendaftarkan produknya itu penyedianya sudah punya NIB, tetapi disini, walaupun tidak ada NIB pengusaha atau UMKM dapat menjual produknya,” ungkapnya.
Sony menjelaskan juga, ini upaya untuk memperkenalkan dan menjelaskan cara kerja platform Mbiz Market, sebuah platform e-procurement untuk pengadaan barang dan jasa, kepada berbagai pihak terkait. Sosialisasi ini bertujuan agar pengguna, baik dari kalangan pemerintah maupun swasta, dapat memahami dan memanfaatkan Mbiz Market secara optimal dalam proses pengadaan.
Jadi, kata Sony sasarannya untuk usaha mikro dan kecil atau UMKM, ini sama dengan E Katalog, tapi dua-duanya bisa kalau masuk di katalog sama ddengan e katalog, jadi nantinya UMKM ini dikenal di masyarakat khususnya di pemerintahan.
Dengan adanya kita bekerja sama dengan jenis materi ini nanti warung-warung yang ada di kecamatan itu bisa masuk ke produk jadi namanya Puskesmas itu untuk belanja ATK dia bisa di warung yang di sekitar dia jadi lebih lebih mudah proses pengadaan barang dan jasa di pemerintahan.

Disini tentu lebih transparan dan akuntabel gimana transparan dan akuntabelnya, produk harganya sudah tayang dan tercatat jadi pertanggung jawabannya itu lebih baik tinggal download lalu print dan tidak akan hilang dokumen-dokumennya sudah elektronik.
Sementara itu, M Rizky Juanda sebagai Regional Head Sumatera Mbizmarket sekaligus Narasumber kegiatan ini mengatakan, pihaknya sifatnya memfasilitasi wadah yang pertama adalah informasi mengenai layanan debit market dalam proses pengadaan barang dan jasa tersebut. Bagaimana cara bertransaksi mempermudah mereka untuk bertemu dengan beberapa UMKM lokal.
“Sehingga semuanya bertransaksi itu satu pintu yang kemudian nanti larinya adalah ke pendapatan anggaran daerah nah kita berdayakan UMKM kita meningkat dengan anggaran dari pemerintah kebutuhan adalah dari kita untuk kita dan untuk di Kabupaten Muara ini,” jelasnya.
Pihak memberikan layanan cepat dari sisi proses teknologi yang kamu berikan aplikasi kami ini di akomodir sebagai mitra resmi LKPP yang dipakai bisa oleh semua kalangan dengan akun yang sudah mereka miliki, jadi lebih mempermudah dari proses pendaftaran upload produk, sampai dengan proses bertransaksi nantinya.
Selain itu, transparan semuanya kalau biasanya yang lain hanya sifatnya transaksi saja kalau di Mbizmarket semua kertas-kertas dan yang lainnya itu sudah ada di sistem regulasi aplikasi tidak perlu banyak kertas. Dimana saat dibutuhkan tinggal download bukan menyiapkan tapi Mbizmarket ini memfasilitasi antara si pihak pemerintah dan pihak UMKM.
“Jadi, kami hanya menyiapkan tempat regulasi secara aplikasi semua UMKM itu, UMKM yang terpilih adalah yang lokal masing-masing mereka bisa daftarkan,” bebernya.
Diruang lingkup Mbizmarket ini sudah ada di Indonesia secara nasional dari tahun 2020. kita sudah ada di 34 provinsi di Indonesia dengan 208 kota dan kabupaten di Indonesia, baik pemerintah pusat pemerintah provinsi sampai kabupaten dan bahkan ke Kecamatan.(ndi)



