Penulis : Revita Oktaria, S.AP
(Mahasiswi Magister Administrasi Publik Universitas Sriwijaya)
PENGEMBANGAN organisasi adalah upaya terencana yang dilakukan di tingkat organisasi untuk menignkatkan efektivitas/memungkinkan organisasi mencapai sasaran strategis. Adapun tujuan dikembangkannya sebuah organisasi ayitu sebagai alat dalam mengidentifikasi perubahan, mempromosikan dan mengelola pertumbuhan, mendukung adanya sebuah inovasi, dan menganalisis proses dalam sebuah organisasi.
Adapun langkah-langkah pengembangan organisasi diantaranya mengenali permasalahan yang dihadapi organisasi; mengumpulkan data untuk menentukan iklim organisasi dan masalah perilaku anggota-anggotanya; melakukan umpan balik dari data tersebut dan konfrontasi; merencanakan strategi untuk melakukan perubahan. Salah satu organisasi generasi muda yang masih sering kita temui diantaranya karang taruna. Karang taruna merupakan wadah awal membentuk generasi muda yang dapat memberikan dampak bagi bangsa.
Sebelum masuk kepada perubahan bangsa, kita harus mengenali terlebih dahulu masalah yang ada pada bangsa. Salah satu masalah terbesar bangsa di era globalisasi adalah menurunnya nasionalisme dan patriotisme generasi muda. Demikian pemikiran generasi muda sehingga melahirkan generasi yang cuek atau acuh tak acuh terhadap nilai nasionalisme. Seiring perkembangan usia ini, transisi dari satu remaja ke remaja lainnya terus berlanjut.
Oleh karena itu, perlu perhatian yang lebih kepada generasi muda agar tidak acuh terhadap budaya Gotong Royong. Maka disini penulis ingin mengajukan sebuah alternatif, keberadaan Karang Taruna berperan dalam perkembangan pemuda di masyarakat, khususnya dalam meningkatkan potensi dan peran aktif generasi muda dalam pembangunan kesejahteraan sosial dan budaya. Melihat gejala yang muncul saat ini, pilihan untuk mengembalikan harkat dan martabat Karang Taruna karena diharapkan Karang Taruna dapat berkembang dan mencari solusi dari beberapa permasalahan yang muncul saat ini dan menjadi lebih kuat. integritas dan moralitas anak bangsa.
Sehingga keberadaan Karang Taruna memberikan dampak positif yang nyata dan dirasakan di tengah kehidupan masyarakat. Namun di sini juga, organisasi kepemudaan harus dilatih seperti manajemen organisasi, pelatihan manajemen dasar, sehingga organisasi kepemudaan mulai dari desa berperan sebagai garda terdepan seperti yang dilakukan pemuda dalam realisasi diri.
Generasi muda menentukan perjalanan masa depan, generasi muda adalah penggerak, generasi muda adalah inspirator, pemimpin gagasan, kepribadian pemberani, pengubah, agen perubahan atau agen perubahan bangsa. Di tangan generasi muda, perubahan ini seolah-olah memajukan negara, dan mungkin di tangan generasi muda justru akan menghancurkan negara.
Di era globalisasi, generasi muda sangat dibutuhkan untuk pembangunan nasional dan kelestarian budaya. Untuk memantapkan dan memantapkan perkembangan zaman ini, generasi muda harus dibina agar jiwa kepemimpinan tidak goyah. Selain jiwa kepemimpinan, peran pemuda juga harus cerdas, agar semangat, keterampilan atau kemampuan dapat terwujud dengan benar dan penuh semangat.
Oleh karena itu, menjadi tugas para pemuda untuk memantapkan semangat gotong royong, sehingga ketika semua pemuda memiliki jiwa kepemimpinan, cita-cita negara ini dapat diraih, dan para pemuda memiliki gagasan yang kuat untuk melindungi negara ini, dan Anda dapat saling mempercayai mereka dari pangkalan, atas nama barisan pertama kadet terumbu karang sebagai platform untuk realisasi diri pemuda.
Dan organisasi kepemudaan menjadi wadah dan harapan bagi sumber daya manusia yang unggul di masa depan. Berbicara tentang organisasi kepemudaan, mengembangkan pembentukan organisasi ini, mereka mengusulkan program kerja untuk menyelenggarakan kegiatan atau pengaturan khusus untuk meningkatkan sportivitas atau kerjasama dalam menyelenggarakan organisasi kepemudaan.
Kegiatan yang direncanakan antara lain mengadakan kontes San August, jalan sehat, bakti sosial atau kegiatan desa lainnya yang tidak hanya untuk rekreasi tetapi juga dapat mengajarkan kita pentingnya kebersamaan dan banyak manfaatnya sebagai generasi milenial. Namun perkembangan organisasi kepemudaan ini banyak mengalami perubahan dari tahun ke tahun, sehingga masih belum optimal, mengapa? Pasalnya, pengorganisasian tersebut terhambat oleh permasalahan.
Permasalahan yang sering terjadi terkait kurangnya kader atau pengurus organisasi dalam kegiatan desa dukungan yang sangat tidak efektif di sana desa. kelembagaan, pimpinan belum terbentuk, anggota semakin kurang berminat karena kekurangan waktu sehingga tidak sempat bertemu, dan juga tidak adanya warga dalam organisasi kepemudaan.
Setelah melihat permasalahan yang dihadapi organisasi, ada beberapa solusi yang dapat membangun kembali semangat organisasi kepemudaan, seperti berorganisasi melalui refleksi, kemudian memberikan saran tentang tindakan apa yang ke depan dapat disubordinasikan kepada pengurus desa dan mengikuti pelatihan sosial.
Peran pemuda dalam organisasi kepemudaan ini dapat memberikan wawasan atau perubahan organisasi menjadi lebih baik serta memiliki sikap dan semangat yang bertanggung jawab serta mampu meningkatkan efisiensi untuk mengembangkan ide-ide kreatif dan inovatif dalam menghadapi kondisi sosial yang berkembang sebagai organisasi kepemudaan.(*)



