Ragam Metode Dalam Dunia Riset

Penulis : Revita Oktaria, S.AP
(Mahasiswi Magister Administrasi Publik Universitas Sriwijaya)

DALAM melakukan penelitian, kita harus mematuhi peraturan atau ketentuan yang berlaku agar hasil penelitian yang diperoleh dianggap sahih. Metode penelitian pada hakekatnya adalah metode ilmiah untuk memperoleh informasi guna tujuan dan kegunaan tertentu.

Tujuan dari metode ilmiah adalah agar kegiatan penelitian didasarkan pada ciri-ciri ilmiah, yaitu. rasional, sistematis, dan empiris. Beralasan artinya kegiatan penelitian yang dilakukan masuk akal sehingga dapat dicapai oleh penalaran manusia. Empiris artinya cara atau langkah yang dilakukan dapat diamati oleh indra manusia sehingga orang lain dapat mengamati dan mengetahui cara atau langkah yang digunakan. Sistematis artinya proses yang digunakan dalam penelitian menggunakan langkah-langkah logis tertentu.

Data penelitian yang diperoleh harus memenuhi kriteria tertentu yaitu valid, reliabel, objektif. Dikatakan valid, yang menunjukkan derajat ketelitian/kesesuaian antara data yang sebenarnya terjadi pada subjek yang diteliti dengan data yang diperoleh peneliti. Memperoleh data yang valid secara langsung dalam penelitian seringkali sulit dilakukan, sehingga reliabilitas dan objektivitas data yang terkumpul diuji terlebih dahulu sebelum diketahui validitasnya. Informasi yang andal dan objektif biasanya diperhitungkan.

Di sisi lain, informasi yang valid harus dapat diandalkan dan objektif. Jadi apa yang dapat diandalkan dan objektif? Keandalan mengacu pada konsistensi / stabilitas data selama periode waktu tertentu. Jika objektivitas menyangkut kesepakatan interpersonal (kesepakatan antara banyak orang), misalnya jika banyak orang setuju bahwa 100 siswa terlibat tawuran, maka data tersebut dapat dikatakan sebagai data objektif. Informasi yang dapat diandalkan mungkin tidak valid dan informasi yang objektif mungkin tidak valid.

Dalam penelitian kuantitatif, untuk mendapatkan data yang valid, reliabel, dan objektif, instrumen penelitian harus valid dan reliabel, artinya pengumpulan data dilakukan dengan sampel yang representatif (mewakili populasi umum yang diteliti) secara tepat. Dalam penelitian kualitatif, untuk mendapatkan data yang valid dan reliabel, peneliti harus menjadi instrumen manusia yang baik, mengumpulkan data dengan triangulasi berbagai sumber data yang sesuai, dan menguji validitas data. Dalam penelitian gabungan, cara untuk memperoleh informasi yang valid, terpercaya dan obyektif adalah gabungan antara metode/metode yang digunakan dalam metode kuantitatif dan kualitatif.

Umumnya, tiga metode penelitian digunakan, terutama dalam tesis, disertasi dan tesis. Ketiga metode penelitian tersebut terdiri dari metode penelitian kuantitatif, metode penelitian kualitatif, dan metode campuran. Metode penelitian kuantitatif
Metode penelitian kuantitatif didasarkan pada filosofi positivisme, digunakan untuk mempelajari populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan alat ukur penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik, dengan tujuan menguji dan membuktikan hipotesis. dilakukan/ditentukan.

Secara umum metode kuantitatif terdiri dari metode penelitian dan metode eksperimen. Metode penelitian kualitatif
Metode penelitian didasarkan pada filosofi postpositivisme. Digunakan untuk mempelajari kondisi objek alam (eksperimen bermusuhan), di mana peneliti adalah instrumen kuncinya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi (gabungan).

Analisis data bersifat induktif/kualitatif. Hasil penelitian kualitatif lebih menekankan pada makna daripada generalisasi. Menurut Creswell dalam Sugiyono (2012), metode penelitian kualitatif terbagi menjadi lima jenis, yaitu penelitian fenomenologis, grounded theory, etnografi, studi kasus dan penelitian naratif.

Penelitian fenomenologis adalah jenis penelitian kualitatif di mana peneliti mengumpulkan data melalui observasi partisipan untuk mengidentifikasi fenomena penting dari pengalaman hidup partisipan. Grounded theory adalah jenis penelitian kualitatif di mana peneliti dapat membuat generalisasi tentang apa yang diamati/dianalisis secara induktif, teori abstrak tentang proses, aktivitas atau interaksi berdasarkan sudut pandang yang diselidiki.

Etnografi adalah jenis penelitian kualitatif di mana peneliti meneliti budaya suatu kelompok dalam latar alami melalui observasi dan wawancara. Studi kasus, adalah studi kualitatif di mana peneliti melakukan studi mendalam tentang program, peristiwa, proses, kegiatan untuk satu orang atau lebih. Suatu kasus terkait dengan waktu dan aktivitas, dan peneliti mengumpulkan informasi terperinci menggunakan berbagai metode pengumpulan data dan selama periode waktu yang berkelanjutan.

Penelitian naratif adalah penelitian kualitatif dimana peneliti melakukan penelitian terhadap satu atau lebih individu untuk memperoleh informasi tentang riwayat hidupnya. Peneliti kemudian menyusun data menjadi sebuah laporan naratif kronologis.
Metode Campuran/Metode penelitian gabungan adalah metode penelitian yang didasarkan pada filosofi pragmatisme (perpaduan antara positivisme dan postpositivisme).

Digunakan untuk mempelajari keadaan benda alam dan buatan (laboratorium), dimana peneliti dapat bertindak sebagai instrumen dan menggunakan alat ukur, teknik pengumpulan data dapat menggunakan tes, angket dan kombinasi (triangulasi), analisis data bersifat deduktif (kuantitatif) dan induktif (kualitatif). Temuan penelitian gabungan dapat berguna untuk membuat generalisasi dan memahami makna.

Metode gabungan sangat berguna ketika metode kuantitatif dan kualitatif saja tidak cukup akurat untuk memahami masalah penelitian. Menggunakan metode gabungan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik daripada hanya menggunakan satu metode. Metode penelitian kombinasi dibagi menadi dua, yakni desain/model sequential (kombinasi berurutan) dan model concurrent (kombinasi campuran). Selanjutnya model sequential (urutan) dibagi lagi menjadi dua, yaitu model sequential explanatory (urutan pembuktian) dan sequential exploratory (urutan penemuan).

Sedangkan untuk model concurrent (campuran), ada dua yakni model concurrent triangulation (campuran kuantitatif dan kualitatif secara berimbang) dan concurrent embedded (campuran kuantitatif dan kualitatif tidak berimbang).

Metode penelitian deskriptif
Pengertian Metode penelitian deskriptif adalah penelitian atau metode pemecahan masalah yang dipelajari dengan cara mendeskripsikan suatu obyek atau objek yang digunakan berupa orang, lembaga, masyarakat dan lain-lain. Metode penelitian perkembangan Pengertian metode penelitian pengembangan (R&D) atau sering juga disebut penelitian dan pengembangan (R&D) adalah penelitian yang banyak digunakan dalam dunia pendidikan.

Secara umum konsep penelitian pengembangan dapat diartikan sebagai cara ilmiah untuk memperoleh informasi sehingga dapat digunakan untuk produksi, pengembangan dan validasi produk. Penelitian dan pengembangan menjadi dasar untuk membangun model dan teori. Kata penelitian mengacu pada proses pemecahan masalah dan penemuan fakta yang terorganisir, sedangkan pengembangan mengacu pada upaya peningkatan keterampilan teoritis, konseptual, dan moral melalui pendidikan dan pelatihan sesuai kebutuhan.

Bersama-sama, istilah R&D didefinisikan sebagai penelitian yang berfokus pada tujuan mengembangkan, memperluas, dan mempromosikan teori dari suatu disiplin ilmu tertentu.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *