Sumsel hari ini.id – Ajang kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tak lama lagi akan digelar di seluruh Indonesia. Terkhusus di Bumi Serasan Sekundang ini, berbagai putra dan putri terbaik bermunculan untuk mengabdi pada masyarakat dan membangun Kabupaten Muara Enim kedepan.
Salah satunya seperti Wili Hirdani, salah satu Putra Semendo siap mengabdi menjadi Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Muara Enim. Ia yang lahir di Tanjung Raye Semendo pada 27 Februari 1973, yang mengenyam Pendidikan Strata Satu (S1).
Dari sudut pengalaman cukup mumpuni, dari organisasi ia pernah di PMII, IPNU, IPMS, Ketua Partai di Kota Madya Prabumulih THN 2005, Ketua BDS, Pembina UMKM dan saat ini ia di Div Head Public Affairs di salah satu perusahaan pembangkit terbesar di Sumsel.
Wili mengatakan pada media, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terdiri dari 17 Kabupaten /Kota yang diantaranya 13 Kabupaten dan 4 kota Madya. Termasuk didalamnya adalah Kabupaten Muara Enim. Kabupaten Muara Enim sendiri terdiri dari 22 Kecamatan , 10 kelurahan dan 246 Desa. Muara Enim geografisnya berada berada diantara bukit barisan yang kaya akan batubara dan minyak dan terkenal dengan hasil batubara yang melimpah. Muara Enim sendiri berdiri 26 Juni 1959 dan hari jadi 20 November 1946 dengan luas wilayah 7.486,21 M2. PDRB perkapita perbulan Rp 405.782 menjadikan kabupaten terkaya nomor urut 9 di sumatera selatan.
Menjelang kontestan pilkada Kabupaten Muara Enim yang jatuh pada tanggal 27 November 2024 dan banyak para kandidat yang bermunculan baik dikalangan partai politik, birokrasi, pengusaha dan tokoh agama. Wili Hirdani salah satu tokoh masyarakat dan sudah malang melintang baik organisasi, ketua partai politik dan saat ini masih terikat dengan perusahaan terkemuka di Sumsel siap untuk ikut maju menjadi Cabup Kabupaten Muara Enim.
Menurutnya dia terpanggil untuk memajukan Kabupaten Muara Enim yang jauh ketertinggalan dengan Kabupaten lain dan ini diperlukan orang-orang yang berani mengambil trobosan dan visi misi yang jelas dengan didasari ucapan, pikiran, hati dan aktualisasi dan ke 4 ini harus sinkronisasi untuk memajukan Kabupaten muara Enim yang kaya akan Sumber Daya Alamnya yang melimpah ini.
“Visi Misi menjadikan kabupaten Muara Enim menjadi kabupaten terdepan dan disegani oleh kabupaten baik nasional maupun propinsi dan Menekan angka kemiskinan 0% dengan cara tanpa koropsi, hukum yang adil serta memajukan kota muara Enim menjadi miniaturnya Sumsel,” ujar Wili.
Lebih lanjut dikatakannya, banyak lagi trobosan trobosan yang akan di formulasikan minimal pemimpin itu takut dengan Allah semua gerak gerik diawasi sang pencipta dan suatu saat akan menghadapnya. “Yang penting itu hidup ini adalah pengabdian semua yg kita lakukan akan diminta pertanggung jawabanNya. Kalau konsep ini kita pegang Insya Allah apa yang kita lakukan akan menjadi amal jariah,” pungkasnya.(*/ndi)



