Bupati Bersama Wabup Mura Bagikan Masker Secara Gratis

MUSI RAWAS – Bupati Kabupaten Musi Rawas (Mura) Hj Ratna Machmud secara langsung membagikan masker secara gratis,di wilayah pasar B Srikaton Kecamatan Tugumulyo.

Sementara itu Wakil Bupati H Suprayitno juga turut turun ke jalan guna membagikan masker secara gratis,di wilayah Kecamatan Megang Sakti.

Pembagian masker secara gratis tersebut dikarenakan kualitas udara di Kabupaten Musi Rawas (Mura),belum membaik dan kabut asap pun semakin tebal sehinga masuk dalam kategori sangat tidak sehat.

Kondisi udara tersebut, tentu cukup beresiko bagi kesehatan masyarakat. Untuk itu, masyarakat dihimbau untuk memperbanyak aktivitas di rumah dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Tak hanya itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Bupati Kabupaten Mura, Hj Ratna Machmud turun langsung memberikan himbauan dan membagikan masker kepada para pedagang, tukang becak dan pelajar.

Kegiatan pembagian masker sendiri, di pusatkan di Pasar B Srikaton dan SMP Negeri Srikaton di Kecamatan Tugumulyo Mura.

Bupati Kabupaten Mura, Hj Ratna Machmud mengatakan, kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) ini, menimbulkan kabut asap yang cukup tebal untuk wilayah Mura.

“Hari ini, kabut asapnya lumayan, tadi saya keluar kantor menuju ke Tugumulyo, ternyata asapnya banyak sekali,”tegas Bupati.

Hj Ratna Machmud juga menyampaikan bahwa kabut asap di Musi Rawas bukan hanya berasal dari Karhutla di Musi Rawas, melainkan juga kiriman dari daerah lainnya.

Untuk sangat diharap,meski kualitas udara di Musi Rawas masuk kategori tidak sehat, namun masyarakat dan pelajar di Musi Rawas tetap sehat dan terhindar dari dari penyakit infeksi saluran pernafasan akut (ISPA).

“Kita berharap pelajar dan masyarakat yang melakukan kegiatan di luar kita sehat-sehat dan tidak kena ISPA. Kita doakan juga, semoga hujan cepat turun,”ungkap Bupati.

Ia juga mengajak guna mengantisipasi peningkatan kasus ISPA di Musi Rawas,fasilitas kesehatan milik pemerintah mulai dari Puskesmas hingga rumah sakit siap menerima pasien akibat kabut asap.

Untuk saat ini, kami himbau kepada masyarakat dan pelajar untuk menggunakan masker. Sementara untuk langkap kedepan, kita akan melihat situasinya.

“Kalau asapnya sangat menganggu siswa, maka terpaksa kita rubah jam belajar dan kita liburkan,”ajak Bupati.

Dia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak banyak berkegiatan di luar rumah, dan harus menggunakan masker ketika hendak keluar rumah.

“Misal mau berangkat kerja, terus siswa yang mau ke sekolah dan yang mau ke lapangan, saya sarankan untuk menggunakan masker,”himbau Bupati.(Zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *