SHI.id|MUARA ENIM – Terkait pencemaran Sungai Bangke, Desa Darmo, Kabupaten Muara Enim yang warnanya sempat menghitam. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Muara Enim sudah turun kelapangan. Namun, tidak menemukan sumber limbah yang sempat mengalir disungai bangke tersebut.
Kepala DLH Muara Enim, Kurmin melalui Kabid Limbah Iskandar mengatakan, kalau pihaknya sudah turun ke lapangan dan menyusuri aliran sungai bangke. Namun, dari hasil tersebut tidak ditemukan sumber limbah yang diduga di buang ke aliran sungai bangke tersebut.
“Kita sudah kelapangan dan sudah menyelusuri aliran sungai. Kita tidak menemukan asal sumbernya dari mana limbah tersebut,” ungkapnya.
Iskandar menjelaskan, bahwa saat tim mengecek kelapangan bahwa ada dua kegiatan penambangan yang ada di dekat aliran sungai bangke ini. Salah satunya aktivitas PT Menambang Muara Enim (MME) dan satunya lagi kegiataan penambangan yang diduga tanpa izin.
Terkait video : klik disni
Namun, dari hasil pengecekan tim dilapangan, pihaknya tidak menemukan sumber dugaan limbah yang sempat mengalir di sungai bangke tersebut. Baik itu dari PT MME maupun dari kegiatan penambangan yang diduga tanpa izin tersebut.
“Jadi, kami pihak DLH hanya melaporkan dari hasil yang kami temukan dilapangan. Kita tidak bisa menuduh jika kita tidak menemukan bukti sumbernya dari mana,” tuturnya.
Untuk sekedar diketahui, seperti diberitakan sebelumnya, bahwa pada Jumat (11/2/2022), sekitar pukul 18.00 WIB. Aliran sungai bangke, tepatnya di bawah Jembatan Jalan Lintas Desa Darmo, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim ini menghitam dan terus bermuara ke sungai enim dengan kondisinya yang sangat miris sekali.
Seperti yang dapat dilihat dari hasil foto dan video yang berhasil di jepret dan diabadikan oleh beberapa awak media yang sempat turun kelapangan.(ndi)



