Sumsel hari ini.id – Terkait masalah rekrutmen pegawai kontrak di PDAM Lematang Enim di Kabupaten Muara Enim, Sumsel yang menuai protes. Direktur PDAM Lematang Enim mengklasifikasi bahwa dalam rekrutmen pegawai tetap sudah dilakukan sesuai dengan prosedur.
Demikian dikatakan Direktur Utama PDAM Lematang Enim Sartono SH bahwa memang benar PDAM Lematang Enim mengadakan rekrut karyawan pegawai kontrak menjadi karyawan tetap. Namun, yang mengikuti tes seleksi bukan dari umum tetapi semuanya sudah bekerja di PDAM Lematang Enim.
“Alhamdulillah kita per 31 desember 2022 yang lalu pelanggan kita sudah sebanyak 39.457 sambung rumah. Dan hanya dilayani pegawai tetap kita sebanyak 120 orang. Sedangkan, rasio dari pada PDAM antara pegawai dengan pelanggan 1000 pelanggan berbanding pegawai 6-8 orang. Jadi kita kekurangan pegawai 116 orang,” kata Sartono, Selasa (21/2/2023).
Maka dari itu, kata dia, untuk 2022 PDAM merekrut pegawai tidak tetap 65 orang sesuai kebutuhan dan anggaran yang ada. Dan, dari 65 orang ini sesuai dengan kretiria pendidikan. Dalam melakukan rekrut ini menggunakan pihak ketiga yakni Balitek Unsri.
Ia juga mengatakan, untuk yang belum berhasil atau keberhasilan yang tertunda akan direkrutmen kembali ada 2023 ini sesuai dengan kebutuhan PDAM nantinya. Dan kedepan kemungkinan juga, pegawai tidak ada honor dan tidak akan menerima honor lagi.
“Ada 176 orang ikut tes yang lulus 65 orang. Sisanya akan dilakukan seleksi tahun-tahun berikutnya. Jumlah ini dari berbagai cabang PDAM,” bebernya.
“Saya tidak ada interpensi dari kegiatan merekrut pegawai tetap dalam tes,” imbuhnya.
Lebih lanjut kata dia, harapannya, bagi yang sudah lulus bekerja sesuai dengan tanggung jawabnya dan jangan ada kata malas. Tidak ada mengenal malam dan siang untuk terus melakukan kerja pelayanan pada masyarakat.
“Dan, saya berharap pada orang tua peserta yang belum berhasil. Mohon sabar, karena kita berkelanjutan untuk rekrutmen selanjutnya sesuai kebutuhan PDAM kedepannya,” tuturnya.
Sartono juga sangat mengapresiasi pada orang tua yang sudah memberikan support pada PDAM. Karena tidak ada orang tua yang ingin anaknya gagal. Tetapi, kedepan pihaknya akan terus memotivasi dan merekrut tenaga kerja kontrak Kembali.
Sementara itu, salah satu orang tua pegawai kontrak di PDAM Yanto mengatakan, kalau anaknya sudah tiga kali mengikuti tes, dan akhirnya yang ketiga kalinya berhasil dan lulus.
“Saya ucapkan terima kasih, meski anak saya harus tiga kali mengikuti tes dan akhirnya berhasil,” tukasnya.(ndi)



