Lagi-lagi!, PT DSSP Power Sumsel Realisasikan Program CSR-nya Dengan Khitanan Masal Di Desa Mendis

Sumsel hari ini.id – PT DSSP Power Sumsel kembali melaksanakan khitanan massal diwilayah sekitar perusahaan beroperasi. Diketahui, ditahun ini sudah dua kali PT DSSP Power Sumsel menggelar khitanan masal di Desa Kaliberau dan Desa Mendis, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumsel.

Kali ini, Perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap / PLTU Sumsel-5 yang berada di Kecamatan Bayung Lencir ini selalu melakukan kegiatan-kegiatan sosial, yaitu salah satu bentuk kepedulian perusahaan “Form of Corporate Concern”, baik itu dibidang Sosial, Keagamaan, Kesehatan maupun dukungan supporting kelembagaan dan Stakeholders terkait lainnya.

Bacaan Lainnya

Demikian dikatakan CEO PT.DSSP Power Sumsel, Wu Yanli dan Deputi CEO Awaludin Latif melalui Departement CSR. Melalui Public Affairs Head PT DSSP Power Sumsel, Wili Hirdani menjelaskan, bahwa sunatan massal ini salah satu bagian dari program Sustainable Development Goals (SDGs) ini diberlakukan dengan prinsip-prinsip universal, integrasi dan inklusif “No –one Left Behind”.

“Ada 17 item tujuan dari SDGs termasuk yang kita lakukan saat ini berupa Sunatan Massal yaitu Good Health and Well-Being ada di point 3 SDGs, Reduced Inequalities ada di poin 10 dan yang terakhir Partnerships for the Goals ada di poin 17 SDGs. Didalam Kegiatan Sunatan Massal ini setidaknya ada 3 point SDGs yang kita jalankan,” ungkapnya.

Untuk itu, kata Wili, dengan adanya kegiatan ini juga PT DSSP Power Sumsel mengucapkan banyak terima kasih pada Pemerintah Desa yang selalu menjadi garda terdepan dalam menyukseskan kegiatan ini, sehingga menurut pihaknya, kegiatan dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan.

“Kami (Perusahaan,red) juga0 mengucapkan banyak terima kasih kepada tim medis dari Puskesmas Bayung Lencir, Bidan Desa dan semua yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan ini, semoga anak-anak yang disunat menjadi anak yang berguna bagi kedua orang tua, Masyarakat, Bangsa dan Negara,” bebernya.

Sekedar untuk diketahui bersama, bahwa sunatan massal ini akan direalisasikan pada 2024 di tiga desa, yakni Desa Sindang Marga, kaliberau dan Desa Mendis. Untuk di Desa mendis kali ini ada delapan orang yang akan dikhitan dengan umur rata-rata 6 -8 tahun.(*/ndi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *