Romli Ditembak Dan Dikubur Dikubangan Lumpur

SHI.ID|OKI – Sadis apa yang dilakukan Sutrisno alias Tris Pasalnya ia tega menghabisi nyawa seorang pria bernama Romli (40) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dengan cara ditembak dan mayatnya di kubur dalam kubangan lumpur.

Namun, Tim Opsnal Unit 4 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel berhasil menangkap Sutrisno alias Tris, karena diduga terlibat pembunuhan ini.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel, Kompol Agus Prihadinika, mengatakan kasus pembunuhan ini berawal dari penemuan mayat di kubangan lumpur bekas galian alat berat di area persawahan Desa Sungai Menang, OKI, pada Rabu (2/11) sekitar pukul 14.00 WIB.
“Korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sekitar enam hari,” katanya, Senin (7/11).

Atas penemuan itu, Polres OKI bersama Polda Sumsel melakukan penyelidikan di mana korban diketahui bernama Romli (40 tahun), warga Desa Karang Sia, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten OKI.

“Hasil pemeriksaan didapati luka tembakan dan senjata tajam di tubuh korban. Tim pun melakukan penyelidikan lebih lanjut dan berhasil menangkap tersangka Sutrisno alias Tris,” katanya.

Agus bilang, Sutrisno ditangkap di tempat persembunyiannya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Ia pun mengaku membunuh korban bersama 3 rekannya yakni berinisial A,I, dan J.

Berdasarkan tersangka Sutrisno, pembunuhan ini berawal saat korban meminta tersangka menemuinya untuk meminta solar,” katanya.

Kemudian, ia bersama 3 rekannya yang saat ini masih dalam pengejaran petugas datang menemui korban. Di mana mereka sebelumnya sudah merencanakan untuk membunuh Romli.

“Saat bertemu tanpa bada-basi Sutrisno langsung menembak korban tiga kali menggunakan senjata api rakitan, kemudian tersangka lain membacok korban,” katanya.

Selanjutnya, Romli yang tewas dikuburkan di kubangan lumpur bekas galian alat berat di lokasi. Selanjutnya mereka melarikan diri dengan cara terpisah.
“Yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui motif serta menangkap para pelaku lainnya,” katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *