Yayasan IRMA Masjid Agung Muara Enim, Gelar Lomba Adzan

Tampak peserta Lomba Adzan yang digelar di Masjid Agung Muara Enim.(foto.ist)

SHI.ID|MUARA ENIM – Patut diacungi jempol, dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an 1443 Hijiriah. Pengurus Yayasan Ikatan Remaja Masjid (IRMA) Masjid Agung Muara Enim mengadakan lomba adzan bagi anak-anak dan remaja, yang digelar di Masjid Agung Muara Enim, pada Sabtu malam (16/4/2022) Ba’da Sholat Isya dan tarawih.

Seperti disampaikan oleh Ustadz KMS. Ahmad Malian SH selaku Pengurus harian Masjid Agung Muara Enim didampingi Ketua IRMA Masjid Agung Muara Enim Desi Robiansyah dan Dedi Sumantri menerangkan, giat lomba adzan ini diikuti oleh anak-anak dan para remaja kurang lebih 40 peserta dengan umur 8 tahun dan 16 tahun.

“Kesemua peserta, baik databg dari lingkungan warga Kemayoran sendiri, maupun dari desa dan jelurahan yang ada di Kota Muara Enim,” bebernya.

Masih disampaikan oleh Ustadz Malian, bahwa Giat lomba adzan ini dengan Dewan Juri sebanyak 3 orang, baik dari Pengurus Masjid Agung Muara Enim dan ada Ustadz Hartawan S.Pd.I dari Ponpes Assa’adah Muara Enim.

“Adapun kategori dalam penilaian lomba adzan ini, yakni selain dari kostum pakaian, kerapian, kebersihan juga dari nafas lantunan lafaz adzan yang baik dan benar. Serta mental atau keberanian untuk tampil didepan orang banyak,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Masjid Agung Muara Enim Ir. H. Mubri Ahmad. M.Si dalam hal ini diwakili Humas Masjid Agung Muara Enim Fredy. S. SH masih didampingi Ustd. KMS Ahmad Malian, SH menyampaikan, bahwa lomba adzan ini yang terpenting bukan menang atau pun kalahnya, akan tetapi melatih bagaimana anak-anak dan remaja ini agar bisa Adzan. Selalu dekat dengan lingkungan masjid, baik melakukan sholat berjamaah, kegiatan keagamaan serta kegiatan positif lainnya.

“Dengan harapan para anak-anak dan remaja ini terhindar dari narkoba, pergaulan bebas dan tindak kriminal yang akan merugikan diri sendiri dan orang lain,” harapnya.

Apalagi saat ini Pengurus Yayasan Masjid Agung Muara Enim telah membuat bangunan untuk anak-anak belajar mengaji (TPA) dan aktivitas kegiatan keagamaan lainnya, seperti latihan terbangan, marawis, adzan, bilal jum’atan.

Dengan harapan tempat ini nantinya dijadikan kegiatan bagi anak-anak dan remaja disekitar Masjid Agung untuk mengembangkan hobi, bakat dan talenta nya, baik belajar Puisi, Musikal, Teater, Pentas seni dan budaya serta kegiatan positif dan bermanfaat lainnya khususnya aktivitas keagamaan.(ril/ndi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *