SHI.ID|MUARA ENIM – Camat Lawang Kidul Andrille Martin SE didampingi Kapolsek Laki IPTU Desi Azhari dan Koramil 404-05 Tanjung Enim serta kepala UPTD Kesehatan Puskesmas Lawang Kidul memastikan vaksin Sinovac COVID-19 aman digunakan bagi masyarakat.
Demikian dikatakannya, disela-sela kegiatan vaksinasi unsur tripika Kecamatan Lawang Kidul dan 182 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) Kecamatan Lawang Kidul laksanakan vaksinasi Sinovac COVID-19 yang digelar di Gedung Puskesmas Kecamatan Lawang Kidul, pada Rabu, (3/2/2021).
“Kami hari ini Alhamdulillah sudah melaksanakan Vaksinasi. Dan, kami pastikan vaksin ini aman digunakan kepada masyarakat, kerena sudah melewati uji klinis dari Kemenkes RI,” ujarnya.
Ia juga menghimbau, kepada masyarakat agar jangan ragu untuk divaksinasi, agar semua lapisan masyarakat dapat terbebas dari belenggunya wabah COVID-19 yang telah mewabah selama ini.
Senada di sampaikan Kapolsek Lawang Kiful IPTU Desi Azhari menjelaskan, bahwa vaksin tersebut aman untuk digunakan kepada masyarakat. Jangan pernah ragu, karena aman dan tidak perlu khawatir atau takut.
Desi juga meminta kepada masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi dari pemerintah dalam waktu dekat akan di laksanakan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, saya sudah divaksin Sinovac hari ini, dan tidak ada gejala efek samping apa-apa, seperti pemberitaan hoax yang beredar menakut di masyarakat. Dan kami memastikan vaksin ini aman bagi masyarakat, karena sudah melewati uji klinis kesehatan dari Pemerintah,” tutur Desi.
Sementara itu, Ahmad Gani Kepala UPTD Kesehatan Puskemas Tanjung Enim menambahkan, kegiatan vaksinasi tersebut merupakan hari kedua yang dilaksanakan Puskesmas Tanjung Enim dengan jumlah keseluruhan 182 orang Nakes yang ada di Kecamatan Laki.
Jumlah vaksinasi tersebut, kata Gani sudah termasuk di lakukan untuk Camat, Tripika Kecamatan Laki, lurah, Kades dan semua anggota BPD se-kecamatan Lawang Kidul yang akan dilaksanakan sampai 5 hari kedepan.
“Jumlah keseluruhanya ada 182 orang Nakes yang melaksanakan Vaksinasi ini, kalau kemarin 14 orang Nakes yang sudah di vaksin, dan pada hari ini diperkirakan 20 orang Nakes yang mengikutinya. Alhamdulillah, kegiatan ini semuanya berjalan dengan lancar,” kata Gani.
Lanjutnya Gani menjelaskan, ada beberapa katagori yang tidak dapat melaksanakan vaksinasi , dengan standar nya pertama yang tidak dapat dilaksanakan,yang hipertensi, yang kedua Ibu hamil dan ibu menyusui serta memilki riwayat penyakit.
“Bagi yang Ibu hamil dan menyusui, serta tekanan darah tinggi sebagainya, mungkin akan kita tunda vaksinasinya yang bersangkutan, sampai yang bersangkutan benar benar dapat di perbolehkan,” tutupnya.(RI)



