Pelantikan Dan Pengukuhan DPD Badar Muara Enim

Pose bersama dalam Pelantikan Dan Pengukuhan DPD Badar Muara Enim.(foto.ist)

SHI.ID|MUARA ENIM – Acara Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Barisan Pemuda Dan Rakyat (Badar) Muara Enim dan DPC se-Kabupaten Muara Enim periode 2022-2027, di Hotel Griya Serasan Muara Enim (5/6/2022).

Turut Hadir Bupati Muara Enim diwakili Kakan Kesbangpol Muara Enim Andi Wijaya, Ketua DPP BADAR Akhmad Khoir,
Ketua DPW Badar Sumsel Azwar,
Ketua DPD Badar Kabupaten Muara Enim Ardo Naidi, Sekretaris Rahmad Hidayah dan Bendahara Ilham Saputra, para undangan dan anggota BADAR dari Kabupaten PALI, Lahat dan Muara Enim.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPD Badar Muara Enim, Ardo Naidi A.Md mengatakan, Ormas BADAR terkhusus di Kabupaten Muara Enim adalah perkumpulan organisasi terutama dibidang sosial, sebab kondisi saat ini sangat banyak masyarakat yang memerlukan sentuhan secara bersama-sama.

“Pengurus Badar Muara Enim ada 40 orang, dan kita telah melantik 10 kecamatan (DPC) dari 22 DPC di Kabupaten Muara Enim. Kedepan, seluruh DPC yang belum akan kita bentuk,”ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPW Badar Sumsel Azwar menambahkan, bahwa awal dibentuknya BADAR ini dari pemikiran bagaimana untuk mensejahterakan masyarakat miskin menjadi kaya dan kaya tetap kaya. Dari pemikiran tersebut tercetuslah untuk membuat organisasi masyarakat.

Jadi, kata dia, saatnya BADAR harus mampu mensejahterakan kedepan kekayaan tersebut bisa lebih merata dinikmati oleh masyarakat Muara Enim sendiri bukan masyarakat luar yang lebih banyak menikmatinya, bahkan hasilnya banyak dibawa keluar.

“Kabupaten Muara Enim ini mempunyai potensi besar dan menjadi salah satu Kabupaten terdepan Provinsi Sumsel. Kedepan pemuda mulai mendukung sektor primer tidak melulu pada sektor inti yakni pertambangan,” jelasnya.

Lanjutnya, Kedepan bagaimana di Kota Muara Enim sudah ada Mall, sebab Muara Enim adalah kota pertambangan yang tentu peredaran uangnya cukup tinggi. Sebab selama ini, masyarakat yang ingin pergi ke Mall terpaksa ke Kabupaten Lahat atau Prabumulih, padahal Kabupaten Muara Enim sudah sangat layak memiliki Mall.

“Pemuda hanya jadi agen, tetapi harus menjadi pencipta dari perubahan,” cetusnya.

Selain itu, Kakan Kesbangpol Andi Wijaya mengatakan, bahwa eksistensi BADAR merupakan dasar untuk membangun modal sosial yang selaras dengan misi dan visi Kabupaten Muara Enim.

Dengan semangat Pelantikan ini, Badar bisa berkontribusi positif terhadap permasalahan sosial di Kabupaten Muara Enim.

Kedepan diharapkan agar BADAR benar-benar menjadi perekat dan visioner baik antar sesama internal maupun eksternal.
BADAR bisa menjadi perekat dan pemersatu pemuda dan solid di kabupaten Muara Enim sebagai modal sosial dengan memberikan kontribusi terbaik dalam membesarkan BADAR.

“Mudah-mudahan dengan keberadaan BADAR akan menjadi kekuatan baru di Kabupaten Muara Enim,”pungkasnya. (Zoel/Dedi/Tusman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *