SHI.ID|MUARA ENIM – Satuan Polisi Pamong Praja (PP) Muara Enim, berahasil mengamankan yang diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) yang Dalam kurun 1 pekan ini, membuat masyarakat muara enim resah, pasalnya diduga melakukan penusukan terhadap salah satu warga di Muara Enim, Rabu (29/6/2022).
Pantauan dilapangan, puluhan anggota Satpol PP mengamankan ODGJ tersebut di depan kantor dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kabupaten Muara Enim.
ODGJ tersebut terlihat membawa 2 tas hitam berisi berbagai minuman dalam kemasan, soklin, oli, BH, batu, tas triplek, hasil rontgen, kapur barus, 6 botol oli, 3 pisau dan satu gergaji, dompet berisikan foto wanita dan kartu gaple dan satu barang yang diduga jimat.
Dalam tas satunya berisi headset, minyak wangi, surat undangan, kapas, 2 gunting, 2 mata gurinda, meteran, kacamata, atm, korek api, ampelas dan puntung rokok.
Kasatpol PP Muara Enim, A M. Musaddeq melalui Kepala Tim penangkapan Satpol PP, Firman mengatakan, bahwa awalnya diduga ODGJ tersebut sekitar 2 minggu yang lalu melakukan penusukan terhadap salah warga Muara Enim.
Pasalnya, kata Firman, korban memarahi ODGJ tersebut saat menggores mobilnya, kemudian menyerang korban menggunakan pisau, informasi yang di dapat begitu.
“Selama ini belum ada laporan ke kami, namun setelah kami pantau ternyata benar, kami pun bergerak melakukan operasi untuk mengamankan ODGJ tersebut,” terangnya.
Dikatakan Firman, pencarian ODGJ ini sudah dilakukan sejak kemarin, Selasa (28/6), setelah keluarga korban melapor dan terpantau juga beredar di media sosial.
“Kami menurunkan anggota sekitar 15 anggota untuk mengantisipasi adanya perlawanan, awalnya kami dapat kabar dari anggota ODGJ ini melintas di depan Disdukcapil menuju pemda, kebetulan kami sedang melakukan operasi pencarian dan langsung menuju lokasi, didapatilah ODGJ tersebut sedang berjalan kaki,” bebernya.
Dengan sigap, Kata dia, mereka (tim pol PP) melakukan pengamanan, satu anggota terluka di bagian tangan, karena berusaha mengamankan “saya tidak melihat juga secara pasti bagaimana pisau tersebut mengenainya, anggota kami sudah di bawa ke UGD RS H.M Rabain,” jelasnya.
ODGJ ini, kata dia, akan dibawa ke Dinas Sosial, di sana pihaknya akan berkoordinasi terkait penanganan selanjutnya.
Saat mencoba membincangi ODGJ tersebut, diakuinya bernama Muyazid alias Yazid, lahir di Pulau Sembilan, kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mempunyai 2 orang anak, beristrikan Lina Ernawati yang kini sudah bercerai.
Setelah diamankan ke Dinsos Muara enim,terakhir ODGJ tersebut dibawa ke mapolres Muara Enim untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.(RI)



