SHI.id|Muara Enim – Sedikitnya ada 91 peserta yang terdiri dari Vendor dan Kontraktor PT Bukit Asam (PTBA), mengikuti sosialisasi Pengendalian dan Pencegahan Covid-19 di Lingkungan Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumsel. Kegiatan ini dihelat di Gedung Olahraga (GOR) Bukit Asam, pada Kamis (27/5/2021).
Dalam kesempatan tersebut, Senior Manajer Layanan Operasional PTBA Samiaji Nugroho saat membuka kegiatan mengatakan, kegiatan sosialisasi bersama vendor dan kontraktor PTBA ini merupakan upaya PTBA dan Pemerintah untuk mencegah dan menekan penyebaran Covid-19.
Terlebih, kata dia, saat ini varian Covid-19 sudah menyebar, bukan satu varian saja, yang disinyalir sangat berbahaya dan mematikan. Covid-19 ini nyata dan bukan main-main, dan merupakan tugas semua elemen untuk melakukan upaya mengendalikan dan mencegah berkembangnya Covid-19.
Berbagai upaya dilakukan Pemerintah dari pusat, daerah hingga perusahaan yang telah membentuk Tim Satgas Covid-19. Ini tidak lain, sebagai bentuk pengendalian dan pencegahan Covid-19, tentunya harus didukung oleh masyarakat.
“Dengan sosialisasi ini, semoga dapat diambil ilmu atau pengetahuan. Mudah-mudahan dengan upaya-upaya ini, bisa mengurangi terjadinya penambahan kasus Covid-19 di daerah kita terutama di Kecamatan Lawang Kidul,” harapnya.
Sementara, Camat Lawang Kidul Andrille Martin menuturkan, dengan keterlibatan masyarakat dan lingkungan kerja ini, bisa mengambil peran masing-masing guna mencegah penyebaran Covid-19. Pemerintah Kecamatan Lawang Kidul terus berupaya mencegah penyebaran Covid-19 seperti dengan pendataan warga untuk divaksin, dan terus mengajak masyarakat kurangi mobilitas, hindari kerumunan serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
“Kami butuh bantuan dalam pencegahan Covid-19 ini. Ayo kita bergandengan tangan. Setidaknya di masyarakat dan di lingkungan kerja masing-masing. Kemudian, jangan takut untuk divaksin, saya sudah 2 kali divaksin. Vaksin Covid-19 aman dan halal,” ungkapnya.
Kapolsek Lawang Kidul, Iptu Marwan SH menambahkan tercatat per tanggal 26 Mei 2021 untuk Kecamatan Lawang Kidul sebanyak 769 orang terjangkit Covid-19. Lalu 690 orang sembuh, dan sebanyak 30 orang meninggal serta 49 orang masih dalam perawatan. Kemudian, masyarakat yang terjangkit paling banyak berada di Kelurahan Tanjung Enim Selatan, Kelurahan Tanjung Enim, Desa Tegal Rejo, dan Desa Keban Agung.
“Tantangan saat ini ialah masih banyak pelaku perjalanan dinas. Itu tidak bisa dihalangi. Untuk itu, apabila ada kegiatan tidak penting, lebih baik ditunda dulu,” harapnya
Pada kesempatan yang sama, Kepala Puskesmas Lawang Kidul diwakili Nurhasanah Sinaga menghimbau masyarakat untuk lebih waspada, karena virus Covid-19 saat ini bisa menular melalui selaput lendir mata.
“Bukan 3M lagi tapi 5M” sekarang yang harus dilakukan. Peran kita adalah berada di fungsi kita masing-masing,” ungkapnya.
Sementara itu, Pevi Hernisa, Vendor PTBA dari PT. EPP Darmo Bersaudara merasakan ada manfaat dari sosialisasi yang diikutinya.
“Sosialisasi ini menambah pengetahuan tentang Covid-19. Dan terjawablah sudah bahwa vaksin Covid-19 itu aman. Dan setidaknya saya tidak takut untuk divaksin Covid-19,” tuturnya.(ndi)



