Belum Rampung, Ini Penampakan Mega Proyek Dinding Penahan Di Muara Enim. Ada Apa Dengan PT BA dan Pemkab Muara Enim ?

Tampak Pembangunan Mega Proyek Dindind Penahan Di Kota Muara Enim yang belum rampung.

MUARA ENIM – Gubernur Sumsel H Herman Deru bersama Pj Bupati Muara Enim, Kurniawan, APM, M.Si., melakukan Ground Breaking Pembangunan Dinding Penahan Tanah Sungai Enim antara Jembatan Enim 1 dan Jembatan Enim 2 berlangsung di Lapangan Pasar Mambo 1 Kabupaten Muara Enim, Senin (21/11/2022).

Dalam kesempatan itu, HD menyaksikan penandatangan naskah perjanjian hibah daerah antara Pemkab Muara Enim dan PT Bukit Asam (BA) dalam rangka pembangunan proyek Dinding Panahan Sungai Enim ini. Nilainya juga diketahui tidak tanggung-tanggung hingga puluhan Miliar.

Dalam acara saat itu juga hadir Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PTBA Suherman, Direktur Operasi dan Produksi PTBA Suhedi, Forkopimda Kabupaten Muara Enim, dan tokoh-tokoh masyarakat

Begitulah sedikit kutipan berita seremonial yang disajikan pada waktu itu. Namun hingga kini, kondisi mega proyek yang digemborkan tersebut, saat ini tampak terbengkalai belum ada penyelesaian hingga 100 persen sesuai harapan, jadi patut dipertnyakan ada apa?.

Padahal manfaat dan tujuan dari Dinding panahan dibangun agar penataan kota lebih indah, bersih, dan rapi. Sekaligus upaya melindungi masyarakat yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) dari longsor akibat subgai enim.

Saat dikonfirmasi, pihak Pemkab Muara Enim menerangkan, pembangunan dinding penahan tanah (Talud) antara Jembatan Enim 1-2 sepanjang 1,89 kilometer (km) di pusat Kota Kabupaten Muara Enim bakal dilanjutkan.

Hal ini dikemukakan Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Pembangunan Pemkab Muara Enim, Sobirin, ST pada Sumsel hari ini, Kamis (24/9/2026). “Dilanjutkan (talud enim 1-2) sudah ditanda tangani bersama,” ujarnya singkat.

Dijelaskannya, dengan telah ditanda tangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) secara bersama tersebut sebagai bukti akan dilanjutkannya proyek pembangunan talud tersebut.

Kata Sobirin, pengerjaan talud tersebut akan dilanjutkan dari dana yang diberikan PT Bukit Asam (BA) untuk Kabupaten Muara Enim. Yang pengerjaanya ditargetkan bisa selesai pada Januari 2027 mendatang.

“Mudah-mudahan kalau sesuai PKSnya target akan selesai sekitar Januari 2027 mendatang,” bebernya.

Sekedar untuk mengingat bahwa PT Bukit Asam Tbk (PTBA) memberikan dana hibah sebesar Rp 106 untuk mendukung Pembangunan Dinding Penahan Tanah (Talud) antara Jembatan Enim 1-2 sepanjang 1,89 kilometer (km) di Kabupaten Muara Enim.(ndi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *